Sebaran titik panas dan api di Riau terus meluas

Photo: BeritaSatu.com

 

Jumlah titik panas dan api di Riau meningkat dari hari sebelumnya. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika stasiun Pekanbaru mendeteksi adanya 18 titik panas. Dan dari jumlah itu, ditemukan pula 11 titik api.

“Update hari ini, kita deteksi adanya temuan 18 titik panas, serta 11 titik api di sejumlah kabupaten,” ujar Kepala BMKG Pekanbaru Sukisno kepada merdeka.com, Rabu (25/7).

Sukisno menjelaskan, 18 titik panas itu di antaranya dua titik di Kabupaten Indragiri Hilir, dua titik di Indragiri Hulu, lima titik di Pelalawan, tiga titik di Kepulauan Meranti, enam di Rokan Hilir.

“Dari jumlah itu, terdeteksi pula 11 titik api. Ada tiga titik di Kepulauan Meranti, enam titik di Rokan Hilir serta dua titik di Indragiri Hilir,” kata Sukisno.

Dia menyebutkan, pada pagi hari, kondisi cuaca di Riau cerah berawan. Bahkan potensi hujan diprediksi ringan di sebagian wilayah, Kabupaten Bengkalis, Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilr, Pelalawan dan Indragiri Hulu.

“Sedangkan siang hari, cuaca cerah berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang di Kampar, Kuansing, Indragiri Hilir, Bengkalis, serta Indragiri Hulu,” lanjutnya.

Sementara pada malam hari, prediksi cuaca cerah berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Kampar.

Titik api yang terdeteksi BMKG tersebut diduga akibat kebakaran hutan dan lahan. Sebab, beberapa hari ini helikopter bolak balik melakukan pemadaman melalui udara. Bahkan petugas juga memadamkan kebakaran lahan dari darat.

Dari catatan, sejak Januari hingga Juli 2018, luas lahan yang terbakar total mencapai 2.445,16 hektare. Itu terjadi di sejumlah kabupaten.

Kepala badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau Edwar Sanger menyebutkan, pihaknya sudah melakukan pemadaman bersama tim gabungan TNI Polri dan masyarakat. “Lahan yang paling luas terbakar di Kepulauan Meranti yaitu sebanyak 938,31 ha,” ujar Edwar kepada merdeka.com.

Sementara di Rokan Hulu lahan yang terbakar mencapai tiga hektare, di Rokan Hilir terbakar 265,25 ha, Dumai 389,5 ha, Bengkalis 389,5 ha. Siak 131,5 ha, Pekanbaru 44,6 ha, Kampar 22,75 ha, Pelalawan 90,5 ha, Indragiri Hulu 133,5 ha, Indragiri Hilir 37 ha.

Source: Merdeka

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


nineteen − nine =